BUTON,SENTILNEWS.COM-Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton untuk pertama kalinya menggelar kegiatan “Jaksa Masuk Kampus” di Kampus Pengembangan Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Pasarwajo, Jumat pagi, 20 Juni 2025. Kegiatan ini disambut antusias oleh mahasiswa lintas Prodi yang memenuhi ruangan dan mengikuti penyuluhan hukum dengan penuh antusias.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Buton, Norbertus Dhendy Restu Prayogo, S.H., M.H., yang menjadi sala satu pemateri, mengungkapkan bahwa program ini sebelumnya biasa dilakukan di tingkat SMP dan SMA. “Ini pertama kalinya kami masuk ke kampus. Biasanya kami hanya menyasar sekolah menengah. Alhamdulillah hari ini bisa hadir di Unidayan Pasarwajo dan berbagi pengetahuan hukum langsung kepada mahasiswa,” katanya.

Dalam penyuluhan tersebut, pihaknya tidak hanya mengenalkan peran dan fungsi kejaksaan, tapi juga berbagi tips bagi mahasiswa yang ingin menjadi jaksa.

Image

Selain itu, tim juga memberikan edukasi tentang perlindungan anak, karena tindak pidana anak masih menjadi kasus dominan di wilayah hukum Kejari Buton.

“Kasus perlindungan anak cukup tinggi di wilayah kami, jadi kami fokus menyampaikan ini. Mahasiswa perlu tahu bahwa pelanggaran terhadap anak bisa berujung pidana, lengkap dengan ancaman hukumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendekatan ini penting, apalagi banyak mahasiswa yang bukan berasal dari jurusan hukum, sehingga kegiatan seperti ini bisa membuka wawasan dan kesadaran mereka terhadap aturan hukum.

Image

“Kami datang dengan tagline ‘Kenali hukum, jauhi hukuman’. Harapannya, mahasiswa bisa lebih paham, sadar hukum, dan menjauhi perbuatan-perbuatan yang melanggar undang-undang.”

Ketua Pengelola Kampus Pengembangan Unidayan Pasarwajo, Ali Guntur, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut dan menyebutnya sebagai langkah positif dalam memberikan edukasi hukum di lingkungan kampus.

Ia menilai kehadiran langsung dari pihak kejaksaan memberikan pengaruh besar bagi mahasiswa untuk memahami isu-isu hukum yang sedang berkembang.

“Saya pikir ini kegiatan yang sangat bagus, apalagi ini pertama kalinya dilaksanakan di kampus kami. Ini bukan hanya bentuk edukasi hukum, tapi juga upaya memperkuat kerja sama antara Unidayan dan Kejaksaan Negeri Buton. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Image

Ia berharap ke depan akan lebih banyak sesi edukatif semacam ini agar mahasiswa tidak hanya memahami hukum dari sisi teori, tapi juga langsung dari praktisi di lapangan.

Sebagai bentuk apresiasi dan simbol kerja sama, Kejaksaan Negeri Buton juga menyerahkan plakat penghargaan kepada pihak Kampus Unidayan Pasarwajo. Penyerahan plakat dilakukan langsung oleh Kasi Intel Kejari Buton, Norbertus Dhendy Restu Prayogo, dan diterima oleh Ketua Pengelola Kampus, Ali Guntur, S.Pd., M.Pd., disaksikan oleh tim penyuluh dan perwakilan dosen kampus. Momen tersebut menjadi penanda eratnya sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan lembaga penegak hukum dalam mendorong kesadaran hukum di kalangan mahasiswa.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, Kejari Buton berharap bisa terus menjangkau generasi muda di kampus-kampus untuk menyebarkan semangat sadar hukum sejak dini. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, diskusi interaktif, dan semangat belajar dari para mahasiswa yang turut memeriahkan program Jaksa Masuk Kampus edisi perdana ini di Unidayan Pasarwajo.